Jalinan Komunikasi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Dalam Penyelesaian Konflik Sosial di Monjok dan Karang Taliwang Kota Mataram

  • Wayan Budiarsa Satpolda NTB
  • I Wayan Ardhi Wirawan Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram
  • I Wayan Sutama Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram
Keywords: Crisis Communication, Bhabinkamtibmas, Social Conflict, Conflict Resolution

Abstract

This research aims to find the communication bond of Bhayangkara Coach of Public Security and Order (Bhabinkamtibmas) in resolving social conflicts by focusing on a case study of the Monjok and Karang Taliwang conflicts in Mataram City. The method used in this study is a qualitative interpretative case study model. Data were analyzed with the help of Situational Communication Crisis Theory (SCCT), Conflict Theory, and Conflict Resolution Theory. The results of the study formulated three findings. First, the crisis communication network carried out by Bhabinkamtibmas in the Monjok and Karang Taliwang areas took place in an interpersonal, dialogical, humanistic, and continuous manner through a persuasive approach, dialogue, mediation, direct visits, and coordination with community leaders, youth and religious leaders, village governments, and Babinsa, thus creating security stability. Second, the implementation of crisis communication carried out by Bhabinkamtibmas showed a quick, planned, and collaborative response in handling social conflicts, which was realized through identifying the root of the problem, cross-sector coordination, persuasive communication, mediation, deliberation, post-conflict evaluation, and social reconciliation as a strategy for controlling social crises in the community. Third, the crisis communication implemented by the Bhabinkamtibmas (community police officers) has had positive implications for resolving the social conflict between the Monjok and Karang Taliwang communities. This is evidenced by increased trust in the Bhabinkamtibmas, reduced dissemination of provocative information, the creation of a space for constructive dialogue, the growth of values ​​of brotherhood and mutual cooperation, and the establishment of sustainable social reconciliation.

References

Adiansah, W., Apsari, N. C., & Raharjo, S. T. (2019). Resolusi Konflik Agraria Di Desa Genteng Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 1(1), 1. https://doi.org/10.24198/jkrk.v1i1.20887
Akbar, Lalu Mulkan Thariq. 2025. Mitigasi Resiko konflik Antar Desa di Kabupaten Lombok Tengah Provinsi NTB : Studi Kasus di Desa Ketare, Segala Anyar dan Rembitan. IPDN tahun 2025.
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta. Rineka Cipta
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi ke empat. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama
Bayuanggoro, D. (2024). Pemolisian Kolaboratif dalam Penanganan Konflik Sosial: Studi Kasus Konflik Sara di Desa Mareje, Lombok Barat. Jurnal Syntax Admiration, 5(11), 5026–5039. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i11.1837
Coombs, W. Timothy.2007. On Going Crisis Communication : Planning, Managing and Responding. SAGE Publication.
Galtung, Johan. 1996. Peace by Peaceful Means : Peace and Conflict, Development and Civilization. SAGE Publication
Getas, I Wayan dan Gde Sukarta. 2025. Strategi Komunikasi Organisasi Dalam Meningkatkan Profesionalisme Bhabinkamtibmas di Polres Mataram. Jurnal Sadharananikarana Volume 7 Nomor 2 tahun 2025.
Hamdani, M.Syam., Azman, S.Sos. I., M. I. K., & Deni Yanuar, M. I. (2019). Komunikasi Krisis. Hilos Tensados, 1, 1–476.
Hariyanto, Rachmad & Bayu Suseno. 2025. Peran Polisi Dalam Menangani konflik antar Warga di Jakarta: Perspektif Teori Pemolisian Masyarakat dan teori Smelser. Multidi Science : Jurnal of Multidisciplinary Science Volume 2 nomor 1 Januari 2025.
Irfantoni, Delmiati, S., & Yuspar. (2025). Peran Bhayangkara Pembina Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat Kepolisian Resor Agam Dalam Penyelesaian Konflik Sosial Pemberian Kompensasi Penggunaan Lahan Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Sakato Ekasakti Law Review, 4(1), 21–29. https://doi.org/10.31933/jcxcfg64
Milles, Mathew B dan Michael Huberman. 1992. Qualitative Data Analysis. Diterjemahkan oleh Tjep Rohandi Rosidi: pendamping Mulyarto. Jakarta : Penerbit Universitas Indonesia
Moloeng, Lexy J. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif . Bandung. PT Remaja Rosdakarya
Mursal, Ibnu Affan, M. (2022). Peranan Polisi Dalam Pembinaan Keamanan dan Keteriban Masyarakat. Meta Hukum, 1(1), 153–168.
Nasikun. 1995. Sistem Sosial Indonesia. Jakarta. Raja Grafindo Persada
Novianto, Much Katika & Iskandar Wibawa. 2026. Peran Bhabinkamtibmas Dalam Pnyelesaian Konflik Sosial di Wilayah Hukum Polsek Mejobo Kudus. Judge : Jurnal Hukum Volume 06 Nomor 07 2026.
Prayogi, A., Nasrullah, R., Setiawan, S., & Setyawan, M. A. (2025). The Concept of Conflict and the Theory of Social Conflict in Karl Marx ’ s Thought Konsep Konflik dan Teori Konflik Sosial dalam Pemikiran Karl Marx. 1(1), 1–11.
Putra, Muhamad Akbar Magistra. 2024. Peningkatan Mediasi Penal Polri Melalui Sertifikasi Mediator Konflik Untuk Bhabinkamtibmas. Jurnal Ilmu KepolisianVolume 18 Nomor 3 tahun 2024.
Rahanra, F., & Kasihiuw, R. (2024). Peran Bhabhinkamtibmas Polri Dalam Upaya Menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Desa (Studi Kasus Pada Polsek Pulau Kei Besar Kab. Maluku Tenggara). MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(3), 1557–1563. https://doi.org/10.60126/maras.v2i3.438
Rahmatullah, Iga., Syarifudin & Hairil Waidi, H. (2023). Konflik Komunal Antar Warga Desa Renda Dan Desa Ngali (Studi Di Kec. Belo Kab. Bima). Jurnal SocEd Sasambo, 1 nomor 2, 4–6
Ramadani, S. (2023). Peran Bhayangkara Pembina Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat Dalam Penyelesaian Tindak Pidana Perkelahian Antar Masyarakat Desa Dengan Menggunakan Pendekatan Keadilan Restoratif. INNOVATIVE : Journal Of Social Science Research, 3(6), 1435–1445.
Riduwan. 2009. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung. Alfabeta
Sugiono. 2008. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D
Sunarso, Budi. 2023. Resolusi Konflik Sosial. Cv Adanu Abimata. Jawa Barat.
Sutopo, H.B. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif: Dasar Teori dan Terapannya Dalam Penelitian. Surakarta. UNS Press
Tahir, M. (2017). Analisis Konflik Antar Desa Samili Dengan Masyarakat Desa Dadibou Di Kecamatan Woha Kabupaten Bima Tahun 2016. Jurnal Pendidikan IPS, LPPM STKIP Taman Siswa Bima, 7(1), 49–54.
Tajudin, Muhamad Saleh., Mohd. Azizudin, Mohd. Sani, dan Andi Tentri Yeyeng. 2016. Berbagai Kasus Konflik di Indonesia. Sulasena Volume 10 nomor 1 tahun 2016.
Wahid, A. W., & Galih Rinenda Putra. (2021). Pendekatan Problem Solving Bhabinkamtibmas Dalam Pembinaan Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat Di Desa Bunder Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon. Risalah Hukum, 17, 26–43. https://doi.org/10.30872/risalah.v17i1.491
Yaqinah, S. N. (2019). Resolusi Konflik Sosial Melalui Pendekatan Komunikasi Di Lingkungan Monjok Dan Karang Taliwang kota Mataram. Mediakita, 3 nomor 1, 1–20.
Yin, Robert K. 2023. Case Study Riset : Design and methods.Thousand Oaks, CA: SAGE
Yuniarti. (2018). Upaya Penanganan Konflik Sosial di Kalimantan Timur (Studi Kasus: Samarinda, Balikpapan, Kutai Timur). Jurnal Paradigma, 7(3), 2. https://docplayer.info/122936406-Upaya-penanganan-konflik-sosial-di-kalimantan-timur-studi-kasus-samarinda-balikpapan-kutai-timur.html
Zaenab, 2025. Metodologi Penelitian Pendidikan Kualitatif Perspektif Kekinian. Penerbit Deepublisher Yogyakarta. Indonesia.

Dokumen-dokumen
Bag. Ops Polresta Mataram tahun 2024 tentang data konflik desa Monjok dan Karang Taliwang di Kota Mataram
Keputusan Walikota Mataram nomor 20/KPTS/2001 tanggal 3 Juni 2001 tentang tugas pokok dan fungsi kecamatan
Peraturan Kapolri nomor 3 tahun 2015 tentang pemolisian masyarakat bhabinkamtibmas
Peraturan Daerah nomor 17 tahun 2000 tentang perubahan nama Kotamadya Mataram
Peraturan Menteri PAN & RB nomor 29 tahun 2011 tentang pedoman pengelolaan komunikasi krisis di lingkungan instansi pemerintah

Peraturan Kapolri nomor 7 tahun 2021 tentang tugas pokok Bhabinkamtibmas
Peraturan Menteri PAN RB Republik Indonesia No. 29 tahun 2011 tentang pedoman umum pengelolaan komunikasi krisis di lingkungan instansi pemerintah.
Surat Keputusan Kapolri nomor 8/XI/2009 tanggal 24 November 2009 tentang perubahan buku petunjuk lapangan
Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945
Undang-undang Kepolisian Negara Republik Indonesia nomor 7 tahun 2012 tentang penanganan konflik sosial
Undang-undang no 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia
Undang-undang nomor 22 tahun 1999 tentang pemerintahan daerah
Undang-undang nomor 3 tahun 2007 tanggal 3 Februari 2007 tentang pemekaran kecamatan dan kelurahan
Published
2026-07-30